Bruk…. Tiba-tiba pengantin wanita jatuh dari kursinya, para tamu undangan yang berada di sekitar pengantin langsung panik, termasuk Rei. Pria itu secepat kilat berlutut di lantai, menolong Jasmin yang ambruk begitu saja dari kursinya. Calvin yang hendak menolong Jasmin, langsung mundur saat Rei berkata biar dia yang akan menolong Jasmin. Rei menelentangkan tubuh Jasmin di lantai, menggoyang-goyang dagunya sembari memanggil nama gadis itu. Namun Jasmin tidak merespon sama sekali. Rei lalu memegang leher Jasmin, merasakan denyut nadi wanita itu dengan tangannya. “Jasmin…” Clarissa memanggil histeris nama adiknya, semakin panik karena Jasmin masih tak merespon sama sekali panggilannya, bahkan Jasmin belum juga sadar walau Clarissa menggoyang goyang keras bahunya . “Dia kenapa, Rei?” tan

