57. Suamiku, Ojekku

1832 Kata

“Jasmin, ayo cepat dikit. Make up nya jangan lama-lama, habis ini cepat sarapan.” Rei mengeraskan suaranya. Bibirnya memang sedang berkata pada Jasmin, namun matanya sibuk dengan ponselnya. pria itu terlihat tampan dengan jas putihnya. Tidak biasanya Rei memakai jas dokternya di luar rumah sakit. Buru-buru lah yang menyebabkan dia lupa melepas baju tugasnya. “Iya, bentar, dikit lagi, Mas.” sahut jasmin dari dalam kamar.Tangannya masih sibuk memakai bedak, lalu mengganti bajunya dengan kecepatan luar biasa. "Huh siapa yang minta bareng sama dia? Sudah bagus pria itu tadi berangkat duluan, tapi kenapa sekarang pulang lagi sih? Pakai acara mau ngantar segala, emangnya kapan aku bilang minta di antar?” gerutu Jasmin sambil menyisir rambut panjangnya. Ia lalu memakai lip balmnya, lipstik tipi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN