“Nama mu siapa?” Tanya pria itu. “Nama ku Jasmin.” Dan aku nggak peduli siapa nama mu. Batin Jasmin seraya berbalik. Pergi meninggalkan pria itu begitu saja. Langkah kaki Jasmin enteng menuju kelasnya. Tidak sadar, jika ada sepasang mata dosen wanita yang memperhatikan tingkah nya sejak tadi. Mengawasi seksama tangan Jasmin yang menampar pria tampan itu dengan tidak hormat. *** "Habis dari mana aja? Lama banget" Melani menodong sahabat nya ketika Jasmin baru saja duduk di sampingnya. Tubuhnya menghempas lega di kursi yang menyatu dengan meja kecil di bagian sandaran tangan kanan. "Habis dari toilet. Perutku langsung mual waktu Dika cerita hantu. Sialan banget sih cowok godrong itu, nggak tahu apa aku agak takut sama cerita hantu." Keluh Jasmin. "Bener-bener penakut kali. Bu

