20. Calon Suami.

1702 Kata

Jasmin mendongak, menatap Rei yang sedang berdiri gelisah di tempatnya. “Bapak mau ngomong apa?” Tanya Jasmin tidak sabar. Tring… Tiba-tiba ponsel Rei menerima pesan. Saking gugupnya Rei hingga tersentak kaget dengan suara ponselnya. Pria itu lalu justru memeriksa ponselnya. Setelah membaca pesannya. Rei meletakkan ponselnya di atas mejanya. Lalu kembali menatap sekilas wajah Jasmin, kemudian menatap tempat lain. Tidak sanggup beradu pandang dengan mata bulat Jasmin yang seolah sedang memelototi nya. “Sebenarnya aku…,” lidah Rei membasahi bibirnya. “Sebenarnya aku sangat senang mendengar kamu sudah baikan dengan Mama ku. Aku tahu, kalau kalian pasti ada kesalah pahaman. Sebenarnya Mama ku orang yang baik, menyukai anak-anak, penyayang, dan senang sekali berbagi. Semoga saja, setelah i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN