BAB 52

1210 Kata

Kita sama-sama dalam fase tersakiti oleh pasangan kita masing-masing. Sama-sama tidak dipedulikan, dihiraukan begitu saja bagaikan angin lalu *** Misa—yang: Maaf banget, kayaknya aku nggak bisa nemenin kamu beli buku karena urusan aku yang kemarin belum selesai, kamu nggak pa-pa kan? Gito mengepalkan tangannya, ia membuang muka. Hal itu membuat teman-temannya menjadi curiga, mereka saling sikut menyikut, seolah butuh kejelasan atas perilaku Gito yang tidak seperti biasanya. "To, lo kenapa deh? Ada masalah?" Dion yang duduk tepat di samping Gito langsung menepuk pundak Gito, kemudian disusul pertanyaan yang tadi mengganjal dihatinya. Yogi dan Nino mengangguk setuju, pertanyaan Dion memang sudah mendasari argumen mereka. "Nggak ada," balas Gito singkat. Ia tersenyum kecil, lalu menen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN