Tanpa aku sadari, sebenarnya hatiku sudah tergerak udah lama ke arahmu, hanya aku yang baru sadar soal perasaan itu *** "LHA, nih bocah ngapain ikut To, lo mau ngajak buat apa? Jadi tiang bendera?" Nino segera menyemburkan tawanya saat Dion meledek Gito yang berdiri sambil melipat tangannya di depan dadaa, di sampingnya ada Gina. Belum lima menit ia di sini, mereka langsung membulinya. Menyebalkan sekali, Gito berdecih pendek. Lalu memutar bola matanya malas. "Diam lo Yon!" "Ya elah To, becanda kali ah. Gitu aja marah." Dion menjawab, lalu menarik tangan Gito secara kasar, alhasil cowok itu langsung terduduk di lantai. Mereka semua memang sedang lesehan di lantai, menunggu pengawas Ujian membukakan pintu. "Lo ngapain berdiri di situ, sini duduk!" Gito memandangi Gina dengan dahi

