REBAH DALAM DUKA

870 Kata

Acara peluncuran gaun pengantin terbaru yang dihadiri oleh orang-orang hebat telah selesai di gelar. Panitia nampak sibuk mengatur semua yang memang seharusnya mereka atur. Beberapa gaun pengantin telah laku terjual, sepertinya hari ini Hendrik untung besar. Arum hanya tersenyum, ia mengajak anak-anak kembali ke kamar sambil menunggu makan siang. Di ujung pintu saat mereka hendak melintas, Arum berpapasan dengan Hendrik. Laki-laki itu melihat Arum dan anak-anak kemudian bertanya, "mau kemana? " "Kembali ke kamar. " Jawab Arum sambil tersenyum. "Makan siang dulu. " "Biar kami makan di kamar saja, nanti anak-anak mengganggu." "Aku tidak terganggu dengan ulah anak-anak, percayalah. " "Sudahlah, biar saja aku ke kamar, nanti kita ngobrol di kamar." Jawaban Arum pada Hendrik membuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN