Setelah berjuang selama hampir dua minggu menghadapi ulangan akhir semester dan remedial. Akhirnya Derris bisa merasakan liburan yang telah di tunggu-tunggunya selama ini. Malam telah larut mata Derris masih terjaga, tidak ada sedikitpun rasa kantuk menghampirinya. Ia terlalu bersemangat menanti hari esok untuk pergi ke kampung halaman Romi. Tak hentinya Derris menyunggingkan senyuman sambil memikirkan tiga hari ke depan yang yang menyenangkan bersama Hana. Ia sudah membayangkan akan melihat matahari terbit dan terbenam bersama Hana. Ia akan melihat langit yang penuh bintang-bintang sambip memeluk Hana ketika malam yang dingin telah menghampiri mereka berdua. Derris lalu menepuk pelan kedua pipinya dan tersadar. Jika ia tidak segera tidur ia akan terlambat bangun besok. Derris lalu me

