Hana menutup pintu kamarnya dengan perlahan. Setelah pulang dari kafe, Hana langsung di antar pulang sampai depan rumahnya oleh Rian. Meskipun rumah Hana dan Rian berdekatan, Rian tetap bersikeras ingin mengantar Hana sampai depan rumahnya karena ingin memastikan tidak ada yang mengganggunya lagi dan juga sepertinya Arin yang telah menyuruh Rian melakukan hal ini. Tadinya Rian berniat ingin menghubungi Derris untuk menjemput Hana. Namun Hana langsung menolak, karena ia tidak ingin Derris menjadi khawatir setelah melihat keadaan Hana terlebih pada kedua matanya yang kini cukup bengkak karena terlalu banyak menangis. Hana menaruh tas selendangnya di atas meja belajar. Ia lalu merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil memandangi langit-langit kamarnya. Hana memejamkan matanya dan kejadian ta

