Jam masih menunjukan pukul 3 pagi, namun Tephie sudah bangun. "Kak." Tephie mengguncang lengan Ardi yang masih terlelap di sampingnya. "Ng--" "Kakaaaak banguuunn!" Dengan malas dan mata setengah terbuka, Ardi mendudukan dirinya di tempat tidur. "Kenapa sayang?" Ardi melirik jam di kamarnya, "masih jam 3 lho, ayo bobo lagi." "Aku mau brownies kak!" "Ini masih dini hari sayang," Ardi kembali berbaring, "nanti pagi aja yah." "Nggaa maooo! Tephie maunya sekaraaang!" Rengek Tephie. "Sabar Ardi sabar, istrimu lagi hamil, sabaar.." "Ya udah kakak pergi dulu." Ardi memakai jaket, mengambil kunci mobil, dompet dan ponselnya lalu keluar dari kamarnya. Sejak hamil memang Tephie jadi lebih manja, ngga jarang tiba-tiba mengidam di waktu-waktu yang ngga wajar seperti sekarang. Ardi menjalan

