Tephie memeriksa jantungnya yang hampir copot karena ucapan Ardi tadi. Meski sudah sangat jelas namun Tephie masih belum percaya kalau Ardi mengatakan hal itu padanya. "Perasaan lo ke Pak Ardi gimana Phie?" 'Duuhhh Lea kok yang lo bilang jadi bener siihhh?!!' Tephie mondar mandir di kamar mandi. Bingung harus bagaimana saat keluar nanti. "Phiiee jangan lama-lama mandinya, udah malem nanti kamu makin kecil karena mengkerut.." teriak Ardi dari kamar. "Ish si kak Ardi malah bikin sebel." Gumam Tephie. 'Gue harus bilang sesuatu ngga mungkin gue pura-pura ngga ngerti sementara jelas-jelas kalau gue denger.' "Lo coba tutup mata lo saat lo sendirian, siapa orang pertama yang ada di pikiran lo, seberapa takut lo kehilangan dia, dan seberapa cemas lo kalau sesuatu yang buruk terjadi padanya.

