PART 13

1166 Kata

Mama memang tidak pernah main-main dengan ucapannya. Dua hari lalu aku resmi bertunangan dengan Stephanie, dan demi acara tersebut Papa rela jauh-jauh datang dari Amerika hanya untuk melihat calon tunanganku. "Kalian cocok sekali, Papa setuju," komentar pendek Papa saat melihat Stephanie. Pertunangan dibuat pribadi, memang sengaja atas permintaanku, hanya orang tuaku dan kedua orang tua Stephanie yang hadir. Kini Stephie tidak hanya menjadi mahasiswi dan asistenku namun juga tunangan dan itu artinya calon istriku. Ku lihat raut wajah Stephie tidak terlalu nyaman dengan pertunangan ini, memang siapa yang mau bertunangan dengan orang yang tidak dicintai? Aku sempat terpikir menyusun rencana selanjutnya agar nantinya pertunangan kami ini diputuskan sebelum terlambat masuk ke jenjang perni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN