indahnya.. Kepulangan Fene, Jasmine dan Adrian sangat di nanti Edward dan Hanz. Marisa memeluk Hanz, mencubit, melepas kekesalannya. "Kamu tidak ada waktu mengurus ku." kesal Marisa. "Sory, aku sibuk dengan cucuku, adikku." goda Hanz. Edward memeluk Marisa, membawa keluarganya makan bersama. "Kita makan malam, dan kita akan membahas keputusan Adrian." bisik Edward pada Marisa. Marisa mengangguk, menuju meja makan yang telah terhidang sangat rapi, menggugah selera. "Jasmine, apakah kamu akan membuat aku kekenyangan? meminta Maya membuatkan menu seperti ini." kekeh Edward. "Agar daddy bisa mencicipi semua, daddy ambil sedikit demi sedikit." Jasmine menghidangkan untuk Edward dan Adrian. "Apakah kamu melupakan aku Jasmine." kekeh Hanz, merasa cemburu. "Sayang, ak

