Part 37. Back on

1392 Kata

Adrian, Bram dan Kevin pv.... Mendapat panggilan dari Jasmine, mendengar percakapan mereka, dengan mudah Kevin menemukan mereka. "mereka di cafe victoria." tegas Kevin. Bram membawa senjata seri terbaru. "Gue akan memecahkan kepala Mark jika sesuatu terjadi." geram Adrian. "Tidak mungkin Mark menyakiti." Bram merangkul Adrian. "Hmm, nothink is imposible." Senyum bak devil menyeringai. Bram menghampiri cafe victoria, melalui pintu belakang. Melihat Fene dan Jasmine. Disaat penembakan, Fene dan Jasmine menunduk berlari menuju pintu belakang, Bram menahan tangan Fene agar berlindung bersamanya, tapi, BHUUUK, satu pukulan Fene melayang diwajah Bram. Sakit memang, tapi setidaknya Fene sangat bisa mengamankan diri. Bram mengendap mencari tau siapa penembak. Karena bagai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN