Tak Bisakah Percaya?

1771 Kata

Sadar dirinya bersalah Viola Langsung bersimpuh di hadapan Alex. Memohon maaf atas kesalahan yang diperbuat satu hari ini. "Bi, maafkan aku." Viola yang amat sangat ketakutan, memberanikan diri untuk menatap Alex. Sedangkan pria itu kini menggertakan rahangnya. Ia tidak menyangka, istrinya yang selama ini disangka polos bisa pulang larut malam seperti sekarang. Pantas saja ratusan panggilan yang masuk tak dihiraukan sama sekali. "Aku tidak membutuhkan kata maaf darimu! Cukup katakan kamu dari mana." Tanpa membalas tatapan Viola, Alex mengajukan pertanyaan yang membuat gadis itu tak berdaya sama sekali. Tahu Alex dikuasai emosi yang amat tinggi, Viola meraih tangannya yang sedang mengepal erat. "Aku pergi bersama teman-teman, Bi. Tadi waktu pulang dari kampus Nuri mengajakku pergi …

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN