Hambar

2193 Kata

Alex tidak memperdulikan tatapan sinis orang-orang kepadanya. Ia tetap berlari menelusuri setiap lorong yang ada di depan matanya. Mencari satu ruangan. Ruang Bersalin. Beberapa menit yang lalu Reni menghubungi Alex. Mengatakan Viola dilarikan ke rumah sakit karena air ketubannya telah pecah. Dan sangat mustahil menunggu Alex untuk datang mengantarkan ke rumah sakit. Beruntung. Saat Alex datang, Viola baru saja mendapatkan bukaan terakhir. Sehingga ia bisa mendampingi sang istri untuk melahirkan. “Aku ada disini, Sayang. Aku yakin kamu pasti bisa,” ucap Alex. Segera mengambil posisi di dekat kepala Viola. Memberikan semangat dan membacakan doa, agar sang istri mudah dalam melahirkan. Dengan sabar, Viola mengikuti petunjuk yang diberikan oleh dokter yang kini menanganinya. Menarik na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN