“Aku tidak tahu harus cerita kepada siapa, Vio?” gumam Nuri. Kini ia dan Viola duduk di tepi kolam renang. Sudah lebih satu jam Viola menemani Nuri duduk disana. Berharap sahabatnya itu merasa sedikit tenang setelah bercerita padanya. “Aku sudah setuju dengan apa yang telah kamu rencanakan. Itu sudah jalan yang terbaik. Menyampaikan segalanya kepada Bayu. Dan kamu tenang saja, aku dan suamiku yang akan membayar sisa tagihan bayi tabung tersebut. Agar Bayu tidak bisa semena-mena padamu.” Viola mengeluarkan ponsel dari saku celana yang ia kenakan. Segera ia menceritakan semuanya kepada Alex lewat pesan suara. “Kamu?” Nuri terpana. Dengan entengnya Viola meminta uang kepada Alex, untuk membayar tagihan tersebut. Lebih mengejutkan lagi, Alex bersedia dan meminta nomor rekening rumah sakit

