Author POV Mario sesekali melirik jam tangannya. Dua jam sudah dia menunggu disini. Duduk dianak tangga sambil menopang dagu, menimang-nimang Hpnya dengan bosan. Orang yang ditunggu tak kunjung datang. Mario mendesah panjang, saat dia bangkit orang yang ditunggunya baru datang dan menabraknya. “Maug?” tegur Mario. Maugy berhenti dan berbalik. Mario tertegun waktu melihat manik hitam itu berkaca-kaca. Dia juga melihat ada air yang keluar dari sudut matanya. “Lo…kenapa?” Tanya Mario bingung. Maugy menggeleng lalu kembali melanjutkan langkahnya, masuk ke kamar lalu menghempaskan tubuhnya ke tempat tidur. “Maug…?” Mario mengikuti lalu berhenti diambang pintu. Ditatapnya punggung Maugy yang naik turun. Menangis. Mario mendekat dan duduk disisinya. “Lo kenapa?” ulang Mario lagi. M

