Wasiat Naresh

1289 Kata

Jeffry menghela nafas panjang sebelum ia kembali memasuki rumah kediaman orang tuanya. Tampak Sarita yang tengah duduk termenung sambil membaca buku walau pandangannya tak lagi kearah buku yang ia baca. “Mas, kamu kembali?” tanya Sarita terkejut saat melihat Jeffry masuk ke dalam ruangan dimana ia berada. Jeffry pun hanya mengangguk pelan dan bergeming dari tempat ia berdiri. “Aku buatkan minum ya, Mas,” ucap Sarita spontan hendak melakukan apa yang biasa ia lakukan jika bertemu Jeffry. Ia segera berdiri dan merapikan hijabnya sesaat. “Tak usah, Sar. Aku datang hanya ingin memberitahu lusa kita semua harus berkumpul di rumah ini untuk pembacaan wasiat dari papa,” ucap Jeffry lembut. Sarita hanya berdiri mematung dan mengangguk kikuk tak berani menatap Jeffry lebih lama. Hatinya mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN