Pukul 5 pagi, Aira sudah berada di depan cermin mengenakan kebaya yang akan ia gunakan saat datang ke acara perpisahan hari ini. Kebaya bernuansa biru sudah ia kenakan, dipadukan dengan kain batik berwarna coklat dengan corak biru yang berwarna senada dengan atasan yang Aira gunakan. Alat-alat make up sudah dipersiapkan sejak malam oleh Aira, tapi ia kini masih menungu temanya datang untuk membantunya merias wajahnya agar tampil maksimal di acara perpisahan kali ini. Aira mearih ponselnya yang berada di atas tempat tidurnya, ia berniat untuk menghubungi Ka Dena untuk memastikan ia sudah berada di mana sekarang. Khawatir Ka Dena lupa mengabarinya perihal membantunya merias hari ini, nanti Aira dibuat menunggu oleh hal tidak pasti seperti ini. “Ka di mana?” Tanya Aira ketika sambungan te

