Part 75

2216 Kata

Berhari-hari Aira terus bertukar kabar dengan Rayhan, rasanya kini sudah seperti memiliki kekasih saja. Setiap pergi ke Kampus, Aira selalu berharap bertemu dengannya di pertigaan jalanan yang memisahkan arah mereka. Namun, keberuntungan tidak pernah berpihak kepada Aira seperti orang lain yang sering kali bertemu kekasihnya di persimpangan jalan. Seperti biasa Aira akan diantar oleh Ayahnya ke kampus, karena kebetulan Ayah sedang masuk siang hari ini dan bisa mengantar Aira dengan tenang. Namun sayangnya, keinginan Ara untuk bertemu Rayhan di persimpangan jalan atau di mana pun itu hanyalah angan-angan saja. “Ay? Gimana kuliah kamu?” Tanya Ayah, ia baru kali ini mempunyai waktu mengobrol bersama lagi setelah lama sekali pergi ke luar kota dan belum memiliki banyak waktu luang untuk kelu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN