Jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi, Aira masih dalam perjalanan menuju sekolah bersama Anggi. Sedangkan grup whatapp sudah penuh dengah pesan-pesan yang berisi bahwa mereka sudah diminta berkumpul di aula saat ini. Apa boleh buat, Aira baru bisa keluar dari kampus sekitar pukul 9 lewat. Perjalanan ke sekolahnya menempuh waktu hampir satu jam. “Gi malu kalau telat.” Ucap Aira pada Anggi yang sedang mengemudikan motornya. Anggi berdecak. “Bukan lo doang yang malu, gue juga.” “Iya mangkannya buruan.” Anggi mengangguk, ia mulai menancap gasnya lebih cepat dari semula. Beberapa temannya yang juga satu kampus dengannya sudah sampai di sekolah lebih dulu dari mereka, karena alasan mereka keluar dari kampus lebih telat dari yang lain adalah harus mengurus krs lebih dulu agar lebih cepat sele

