Brukkk Nayla yang setengah berlari itu tidak sengaja menabrak seseorang. "Kamu kenapa lari-lari sih Nay?" Tanya Fatan. Ya, Fatan sengaja kembali ke kampus untuk menjemput Nayla. "Eh, kak Fatan. Kok kakak disini?" Tanya Nayla. "Ya mau jemput kamu lah. Kamu belum jawab, kenapa kamu lari-lari tadi?" "Eh, itu kak..." "Apa?" "Itu kak..." Nayla bingung harus menjawab apa. "Itu apa, Nayla?" Tanya Fatan tak sabaran. "Itu kak, kampus kan udah sepi, jadinya Nayla agak taku gitu. Mangkanya Nayla lari-lari," jawab Nayla yang sudah pasti berbohong. "Kamu gak bohong kan? Emang gak ada apa-apa kan?" Tanya Fatan lagi. Nayla pun mengangguk. "Yaudah, sekarang kita pulang yuk," aja Fatan. "Ayo," balas Nayla. Fatan berjalan di samping Nayla sambil menggenggam tangan istrinya itu. Setelah sampai d

