Fatan dan Teguh sudah berada di luar ruangan dan tak lama kemudian, Fajar pun ikut menyusul mereka. Fatan menatap lekat ke arah Teguh. Teguh yang di tatap seperti itu pun bingung, apakah dia ada kesalahan? "Lo gak usah takut kayak gitu, gue gak bakal apa-apain Lo kok," ujar Fatan yang mengerti arti dari raut wajah Teguh. "Iya, santai aja kalau sama kita mah," ujar Fajar juga yang sudah terkekeh melihat ekspresi Teguh. "Maaf, gue belum terbiasa soalnya," balas Teguh. "Mulai sekarang Lo harus biasain sama kita. Karena Lo itu sahabat Nayla sama Dini kan? Jadi otomatis Lo juga bakal jadi teman kita juga," ujar Fajar yang di angguki oleh Fatan. Teguh pun mengangguk mengiyakan. Sepertinya Fajar dan Fatan asik juga jadi teman. Begitulah pikir Teguh. "Oh ya, kenapa Lo bawa gue kesini?" Tanya

