Special Part - One Fine Morning

3318 Kata

Duta memperhatikan wajah terlelap Sadin di sampingnya. Barangkali bidadari tak akan keberatan jika Duta meminjam kecantikan mereka untuk membandingkannya dengan kecantikan alami sang istri tercinta. Kebiasaan barunya ini baru berlangsung sejak mereka menikah. Hanya saat seperti inilah Duta bisa memandangi wajah Sadin sepuasnya, karena jika dalam keadaan sadar Sadin akan menghindarinya karena malu. Padahal Duta sangat menyukai rona kemerahan di pipinya setiap kali Duta merayu, atau sekadar menatapnya penuh perasaan. Duta mendekatkan wajahnya, mengambil satu kecupan di bibir perempuan itu. Sadin hanya menggeliat lalu menutup wajahnya dengan selimut, tanda tak mau diganggu. Duta terkekeh tanpa suara, kakinya dilintangkan melilit tubuh Sadin. Duta menegakkan kepalanya saat mendengar suara g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN