SEIRING bertambahnya usia dan pengalaman, membuat seseorang memahami bagaimana menyikapi hidup dengan lebih bijaksana. Pertambahan umur berarti akan siap meneSusanti tanggung jawab yang semakin besar. Namun, tidak demikian dengan Albizar, Bianca heran, dia merasa menemukan bocah belasan tahun yang berdiam dalam diri suaminya itu. Alih-alih menggunakan nalar, Albizar malah menuruti amarahnya. Sekali lagi, Bianca harus berurusan dengan polisi. Masalahnya sama, wanita, dan itu dia. Entah Bianca harus merasa bangga atau miris. Di bagian Ditreskrimum, Bianca duduk sambil memangku Lithania. Menatap bergantian kedua pria di depannya. Wajah Albizar dan Farid penuh lebam kebiruan, sisa darah mengering di ujung bibir. "Jadi bagaimana, Bu? Pihak kafe bersedia membatalkan tuntutan jika Pak Albizar d

