PAGI-PAGI sekali Albizar sudah sampai di resto. Kursi-kursi masih tertelungkup di atas meja. Salah seorang pegawainya sedang mengepel lantai ketika Albizar melintas, melangkah panjang ke ruangan kecil di ujung ruangan. Setelah pertengkaran semalam dengan Bianca, mereka belum sempat berbicara lagi. Bianca masih tertidur pulas saat Albizar meninggalkan rumah. Albizar menghempas b****g di kursi, mengenyakkan punggung sembari memejamkan mata. Rasanya jam tidurnya masih kurang, hanya beberapa saat terlelap lantas terbangun ketika azan berkumandang. Albizar tak habis pikir, Bianca semakin keras kepala saja. Karena perdebatan kecil, istrinya itu tidak mengizinkan Albizar tidur di kamar. Rasanya tidak ada satupun kesalahan yang Albizar temukan dari ucapannya. Wajar saja jika dia merasa gusar kal

