Lobi gedung AtmaEdge sudah mulai sepi saat Jourell dan Letizia melangkah keluar. Letizia terus merapatkan syal sutranya, mencoba menyembunyikan tanda kemerahan di lehernya yang terasa berdenyut, jejak kepemilikan Jourell yang ditinggalkan di atas meja jati tadi. Tentu saja ia tidak kembali ke ruangan kerjanya sendiri karena tidak mau menjadi gunjingan para karyawan jika melihat tanda merah di lehernya. Wajahnya masih sedikit merona, dan ia tidak berani menatap mata para satpam yang membukakan pintu. Namun, di sampingnya, Jourell berjalan dengan wibawa yang tak tergoyahkan, seolah aktivitas panas yang baru saja mereka lakukan hanyalah bagian dari kekuasaannya. "Kau lelah?" tanya Jourell lembut sambil membukakan pintu mobilnya. Letizia hanya mengangguk pelan, menyandarkan kepalanya di kur

