AUTHOR POV reyhan , serly dan zeyhan pagi itu bergegas menuju rumah sakit, mereka bertiga ingin membuat surprice pada sahabat baik mereka itu. "sayang apa dara akan berubah padaku?" tanya reyhan pada serly sambil menyetir mobilnya "aku yakin sayang, dara pasti sudah mengerti posisi kita, aku yakin dia tetap akan jadi dara yang dulu" sahut serly "aku takut dia akan canggung pada kita" reyhan menghela nafasnya dalam, ada sedikit keraguan padanya untuk bertemu dara setelah apa yang terjadi. serly berusaha menggenggam tangan kirinya , "percaya sayang" serly memberikan semangat kepercayaan pada suaminya itu. "mam...maaa..." zeyhan menyapu wajah serly dengan kedua tangannya "sayang mama, ada apa, kok senyum-senyum?" tanya serly pada zeyhan sambil mencium gemes pipi merahnya "mam..ma, pa

