author pov Reyhan , serly dan lainnya sudah berada di ruangan dara di rawat, tampak di sana seorang tuan kali, dan beberapa orang saksi, yang sudah siap menikahkan reyhan dan juga dara. Reyhan menatap serly dengan memohon agar serly mau membatalkan pernikahan ini, semua reyhan lakukan agar pernikahan ini batal. Namun semua sia-sia, serly tetap dengan pendiriannya. Dengan begitu reyhan berusaha mengulur waktu, dengan berpura-pura ke kamar mandi. Hampir sudah 15 menit reyhan ke kamar mandi, namun dia belum juga keluar dari sana. Serly dan lainnya mulai gelisah, bahkan tuan kali sendiri sudah hampir bosan menunggu kehadiran reyhan yang tak kunjung tiba. “maaf , apa pak reyhan masih lama, soalnya saya masih ada keperluan lain soalnya?” tanya tuan kali itu “tunggu sebentar ya pak, dia pasti

