Lain lagi?

1258 Kata

Tanganku bergetar hebat, bagaimana ini jika benar Mas Wisnu akan merebut Aira dariku, aku pasti tak akan hidup tenang dan aku tak akan bisa menjalani hari-hatiku lagi, karena Aira itu penyemangatku satu-satunya. 'Aku harus minta bantuan!' Kutekan nomor ponsel Bang Ridho dengan kondisi tangan masih gemetaran. "Ha-halo, Bang." "Iya, Nun. Kenapa, kok sepertinya suara kamu bergetar. Kamu sakit?" "Ngga, Bang. Cuma aku sedang ketakutan, tadi Lastri dan Mas Wisnu menelfon dan mengatakan kalau dia akan merebut hak asuh Aira, Bang. Aku takut ...." "Haaa ... Haa... Kamu kenapa harus takut? Dia itu tak punya kekuatan dan dasar hukum sedikitpun." Bang Ridho justru tertawa, aku sampai kesal mendengarnya. "tapi, Bang?" "Cobalah tarik nafas dalam, kemudian beristighfar. Kamu sepertinya terkena se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN