Tak terasa kini kehamilan Zella sudah memasuki umur sembilan bulan, Zella dari tadi merasakan sakit di perutnya. Kontraksi yang dirasakannya semakin sering terjadi. Orang tuanya sedang keluar sebentar dan hanya ada Vano sekarang, bahkan laki laki itu enak enaknya tertidur tanpa terganggu dengan suara rintihannya. Renovasi apartemen nya sudah jadi dan sudah tiga bulan ini orang tuanya juga tinggal disini. Sedangkan Inge, dia sudah bulan sejak dua bulan yang lalu. Dia keterima kerja makanya langsung pulang untuk mengurusi kerjaannya. "Pano, Panoo" Zella memukul pelan bahu Vano, dia bahkan rasanya tidak sanggup untuk berdiri saat ini. "La, kamu kenapa?" Tanya Vano linglung, dia baru bangun tidur dan langsung di hadapkan oleh peristiwa di hadapannya ini. "Aku mau lahiran Vano, buruan

