Mereka menunggu dengan perasaan cemas yang mendominasi, Aland diam dia berdoa berharap anaknya baik baik saja dan cucu nya terselamatkan. Semuanya terjadi begitu cepat, apalagi ketika melihat anaknya yang mengalami pendarahan seperti itu. dia seakan tidak bisa bernafas dengan normal. Dia begitu takut jika tiba tiba Tuhan lebih menyayangi anaknya, bagaimanapun dia sangat menyayangi zella ‘Selamatkan mereka Tuhan’ Vanya dia masih menangis tapi sebisa mungkin menahannya, dia tidak mau suaminya menjadi lebih sedih lagi karena mendengar tangisannya itu.hampir satu jam dan akhirnya dokternya keluar dari ruangan. Aland langsung bertanya dengan menggunakan bahasa inggris tentang keadaan anaknya itu, mencoba tenang di saat keadaan genting seperti merupakan hal yang sangat susah baginya. Dia tida

