Bab 37

1608 Kata

Brian sedang memandangi anaknya yang sedang tertidur dengan nyenyak, entah kenapa Brian sangat sedih sekarang. Dia tidak siap untuk berpisah dengan anaknya, waktunya hanya tersisa malam ini dan besok malam dia sudah harus berangkat untuk pulang ke Indonesia. Air matanya jatuh tapi dia langsung menyekanya dengan tangannya. Dia tidak mau terlihat lemah karena sekarang dia adalah seorang ayah, apapaun yang terjadi dia harus kuat. Dia juga bekerja seperti ini untuk masa depan anaknya kelak, tapi entah kenapa di hati rasanya sangat sakit. Jujur saja dia tidak mau meninggalkan anaknya, dia sudah sangat sayang dan bahkan untuk berjauhan pun rasanya sangat enggan. "Baby, maafin papah ya? Papah belum bisa jadi papa yang baik buat baby Iqy, papah sedih besok harus balik lagi ke Indonesia. Papah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN