Jangan mengaku polos kalau sekali masuk sudah ngelos.. Hati Ora tidak henti-hentinya berdetak kencang ketika dia harus mengikuti wawancara dengan banyak wartawan seluruh media Indonesia dan luar negeri. Mereka yang tadi meliput jalannya pernikahan ingin juga diberikan sedikit waktu untuk tanya jawab dengan pengantin dan keluarga. Untuk itu orang-orang yang mengurus pernikahannya bersusah payah memberikan sedikit waktu agar para wartawan bisa bebas bertanya jawab. Memang sih hanya 10 menit. Tapi bagi Ora terasa berjam-jam lamanya. Tangannya tidak berhenti berkeringat. Lalu matanya perih karena kilatan lampu kamera terus menyorotnya. Yah maklumlah, dia kan bukan selebriti. Dia juga bukan orang kaya yang sukanya mencari perhatian dunia. Walau kakek neneknya kaya raya, sedikitpun dia tidak

