Cobalah merubah arah pandangmu bahwa hidup itu untuk mencari kenyamanan bukan 'kesenangan'. Dalam gelapnya ruang kamar Ora menjerit berkali-kali. Meneriakkan sumpah serapah apa saja yang bisa dia keluarkan. Matanya terbuka lebar. Tapi tidak bisa menangkap bias cahaya sedikitpun. Maklum saja hari sudah hampir tengah malam. Dan kejadian yang membuat Ora blingsatan seperti ini sudah hampir 4 jam terlalui. Ah, andaikan boleh Ora menghapus tanggal dalam satu bulan, dia ingin sekali menghapus hari ini. Hari dimana kehidupan dia terasa seperti sedang menaiki roller coaster yang rasanya berliku-liku sampai membuat jantung ingin copot. Bagaimana tidak copot, semua hal yang ingin selalu Ora hindari -kecuali si kecil tampan Idni- mendatanginya hari ini. Apalagi kejadian terakhir mampu membuat lu

