Anggun baru saja mengukir sejarah dalam hidupnya dengan bangun pagi tanpa harus di gedor-gedor pintu kamarnya oleh sang mommy, Winda. Gadis itu tampak tengah menuruni anak-anak tangga dari lantai dua kamarnya, di bawah ia melihat semua anggota keluarga sedang berkumpul di tambah suara tangisan dari keponakannya. Anggun sontak mendapat tatapan heran dari Winda, sang ibu. Wanita paruh baya tersebut tengah berjalan menuju sofa dimana semua orang berada seraya membawa nampan berisi teh hangat untuk suaminya. "Kesambet apa kamu sudah bangun, Anggun?" Pertanyaan terdengar seperti bernada sarkastis dari mulut Winda membuat putri bungsu rumah berlantai dua itu langsung mendelik sebal yang mengundang senyum geli anggota keluarganya yang lain. "Ihhh ... Mommy jahat banget sih." Dumel Anggun mengg

