Bab 25

1428 Kata

"Mulut kalian di pake buat menghina orang doang hah!" Gertakan keras itu menyentak beberapa mahasiswa dan mahasiswi penghuni kantin termasuk Anggun, Joana dan Sella. Mereka memandang kearah salah satu meja, disana terlihat Putra si ketua BEM menatap tajam semua orang dengan rahang mengetat, tatapannya melunak ketika bersitatap dengan manik indah milik Anggun yang tengah memandangnya. Tanpa banyak kata pemuda itu berjalan kearah meja gadis yang sejak tadi hanya diam sudah di jelek-jelekan, lalu berdiri tepat di samping meja Anggun dan teman-temannya. "Anggun bukan seperti orang yang kaya kalian pikirin." Si putra b**o banget ya, udah di tolak sama cewek itu masih aja baik. Otaknya udah miring kali. Kebanyakan ditolak jadi gitu dia, haha. Putra mengepalkan tangannya mendengar bisika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN