CHAPTER 34 : PENYESALAN

1291 Kata

Seorang pria paruh baya sedang meringkuk di sebuah makam bertuliskan nama Estella Davina Kavindra binti Danu Caka Kavindra. "Assalamu'alaikum, Nak. Apa kabar? Maafkan Ayah sudah lama tidak mengunjungimu." Dia, Danu Caka Kavindra yang berziarah ke makam putrinya. Bagi Danu, meninggalnya Estella dan Evano, pemicunya karena mereka berniat mendatanginya di rumah. "Ayah mau aku dan Mas Evan datang ke rumah?" "Iya, Ayah ingin membicarakan pekerjaan kepada kalian." "Boleh tidak, kami membawa Venus dan Mars? Ayah belum berkenalan dengan mereka." "Untuk sekarang jangan dulu. Apalagi ada Geya dan Fabian, adikmu. Ayah tidak ingin ribut. Kalian datang berdua saja." "Ayah terlalu menuruti wanita itu! Satu lagi, adikku di dunia ini hanya Aries, jangan sebut si Fabian itu adikku." Danu tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN