Khalila mulai melihat-lihat dan mencoba beberapa cincin yang ditawarkan. Namun hatinya menginginkan sebuah cincin dengan bentuk classic, sederhana namun cantik dan manis. "Kenny, bagaimana kalau itu saja?" Tanya Khalila menunjuk sebuah cincin. "Sederhana tapi elegan. Mbak, kita mau yang itu. Tolong ya." Ucap Kenny pada pegawai toko perhiasan itu. Wanita itu mengambil cincin yang dimaksud dan memberikannya pada Kenny. "Mana tanganmu? Biar aku pakaikan." Ucap Kenny dan Khalila tanpa perasaan apapun segera mengulurkan tangannya, sedangkan Kenny dengan penuh perasaan memasukkan cincin itu ke jari manis Khalila. "Bagus, sangat cantik di jari manismu." Ucap Kenny tersenyum masih dengan memegang tangan Khalila, menatap khalila yang kini juga sedang tersenyum padanya. "Andaikan semu

