Khalila baru saja bangun dari istirahat siangnya, saat ponselnya berbunyi. Bhanu memanggil. Khalila menghela napas panjang, sebenarnya dia sudah mulai merasa takut dengan Bhanu karena kejadian waktu itu, tapi saat teringat Rosline mengatakan bahwa Bhanu masih sangat mencintainya bahkan memimpikan dirinya, maka Khalila mulai mencoba menghilangkan rasa takutnya. Khalila mengangkat telepon itu. "Halo." "Lila, kamu dimana sekarang? Bisa kita ketemu?" "Maaf, ada perlu apa ya Bay?" "Ada sesuatu yang penting ingin aku katakan padamu. Aku juga ingin minta maaf untuk kejadian waktu itu." "Maaf Bay, tapi aku harus tanya dulu ke Kenny, sekarang dia tunanganku jadi dia perlu tahu tentang ini." "Ach tak masalah Lila, aku tunggu kabarmu ya. Aku harap kita masih bisa bertemu." "Iya Bay, nant

