14. Auristela-London Bridge

603 Kata

   Sebagai putri satu-satunya Auris tidak akan dibiarkan tanpa pengawasan. Sejak kemari dia yang sudah berada dalam kamar mewah Shangri La, sedang menjawab telepon.    "Ya oke Mom, aku akan jaga diri. Dan aku nggak sendiri, kan? Jeny di sini. Yeah, aku akan sesering mungkin telepon Mom. Bye." Auris mengempas dua tangan ke udara. "Mommy."    "Sudah kangen."    "Selalu seperti itu, Sya."    "Okey kita harus mulai sebelum Tante Freya nyusul karena kangen anaknya," Jeny berjalan meninggalkan ranjang mengambil peralatan vlog-nya.    Malam ini mereka akan ke London Bridge yang akan jauh lebih indah ketika malam hari. Lampu warna-warni menyala terang di kegelapan kota London itu. Cuaca malam ini tidak terlalu dingin. Mereka semua memakai pakaian pada musim semi.    Sepanjang mereka menikma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN