Semenjak aksi nekadnya tempo lalu. Agatha tak berani menemui Abby. Rasa bersalah menghantuinya. Ya seharusnya dia tak sebodoh itu. Hari ini peresmian perusahaan Erik. Akan banyak kolega di sana. Agatha sebenarnya enggan mendatangi tapi apa daya Erik dan Ayah memaksanya. "Agatha, apa kau sudah siap." Tanya Reno yang sedari tadi menunggu putrinya. "Ayo, Ayah. Kita pergi." "kau sangat cantik seperti ibumu, Sayang." puji Reno pada putrinya. Reno meminta Agatha menggandengnya. Dengan senang hati Agatha melakukannya. *** Di tempat lain Abby bersiap pergi bersama Gabby dan para model lainnya. Keterpaksaan tersirat di wajah Abby. Pikirannya melayang ke Agatha, entah mungkin rindu. Pasalnya Abby dan Agatha tak pernah bertemu. Ini bukan yang dia mau. Dia harus buat Agatha menjauhinya. Tapi

