CHAPTER 23

1000 Kata

Agatha menangis mengingat perasaannya, dia tidak ingin mengkhianati sang Ayah dan tunangan. Kecewa Ya Agatha sangat kecewa, kenapa Abby menyadari perasaan di saat Agatha tak mungkin lagi mengulangi berlari bersamanya. "tidak, aku harus melupakannya." Agatha berkata di sudut kamar jendelanya. Erik..!!!! Dia pria yang baik, dia juga mencintai Agatha tapi entah Agatha tak bisa mencintainya. Agatha membuka sebuah kotak lalu membukanya. terdapat banyak foto kebersamaannya dengan Abby. Hadiah pemberian Abby. bahkan sebuah diary yang hanya tertulis tentang Abby. Tes Airmata menjadi teman sesak di dadanya. Hanya itu yang bisa di lakukannya. Tidak mungkin kebahagiaan menerpanya kali ini. Tok..Tok..Tok.. "masuk." Agatha bersuara sedikit parau. CEKLEK "boleh aku masuk." suara Almira y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN