CHAPTER 42

1005 Kata

"Ingatanmu sudah kembali bukan." Spontan pertanyaan itu membuat Abby menyengir, ia menunjukkan deretan gigi putihnya yang tersusun rapih. "Menurutmu." "Jadi benar kau sudah ingat." Kata sumringah. "Astaga.. kau keterlaluan. Kau mengerjai Agatha." Wandi menoyor kepala Abby kesal. Abby hanya mengangkat kedua alisnya. Pria itu menikmati permainannya sendiri. "Awas kau berani memberitahu Agatha." Ancam Abby pada wandi. Pagi harinya seorang paruh bayah memasuki rumah Kaysya. "Abby." Lirih pria itu menatap Abby. Abby menoleh sumber suara itu. Seorang pria yang sudah lama tidak di lihatnya. "Om, Danu. Apa kabar." Kikuk Abby pada Dani Ayah dari Kaysya. "Baik, Apa yang kau lakukan disini." Seru Danu. Ketiga wanita itu hanya menatap heran. Wandi terlihat biasa saja. Kaysya baru saja keluar d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN