Jamien dan Leo sedang berada di sebuah ruang tak terpakai, keduanya tampak saling diam sesaat karena berada dalam situasi canggung. Leo masih ingat dengan p*********n malam itu, istrinya hampir keguguran karena serangan dari Jamien. Namun, beruntungnya masih ada Moongoddes yang dengan baiknya memberikan keselamatan bagi dua orang terkasihnya. Rasa marah dan benci memang ada, tapi Leo tak mau berlarut-larut menyimpannya. Hal yang paling penting adalah saat ini anaknya sudah lahir dalam keadaan sehat dan selamat. Jamien menarik napas lalu membuangnya perlahan. “Leo, aku meminta maaf atas serangan malam itu, aku mengaku salah dan akan menebus semuanya.” Jamien mulai berujar setelah ia menimbang-nimbang kalimat yang pas. Leo berdiri dengan tangan berada di belakang tubuhnya, tatapannya

