Chapter 25 Nyaris Sabrina pov Setelah kuliah usai seperti janjiku dengan sahabat-sahabatku akan bertemu di La Cafe dekat JIS aku kesana diantar Nathan. Ya aku akhirnya sedikit lega karena aku bisa jujur padanya, dia juga berjanji akan membantuku. "Sayang dah sampai," katanya membuyarkan lamunanku. Ah aku terlalu asyik dengan pikiranku sampai tidak sadar sudah sampai di tempat aku janjian dengan teman lamaku yang banyak di labeli dengan The Angel oleh banyak orang. Makanya itu pulalah yang menginspirasi kami untuk nama tim kami waktu mengikuti beberapa kompetisi dance. "Makasih ya, yakin nggak mau ikut masuk?" tanyaku ke Nathan meyakinkan, aku tadi sudah menawarinya untuk berkenalan dengan para ladies. Tapi dia menolak dengan tegas karena tidak mau mengganggu acara reuni kami. "Iy

