49. Ditinggal Lagi

1128 Kata

Candralekha “Makan siang, Dok?” Aku mengangkat wajah dari layar laptop mendengar Sigi bertanya dari arah pintu ruanganku bersama Dokter Beki. "Kalian makan siang di mana?” tanyaku. “Jepang, yuk?” Dokter Beki lalu menyebutkan salah satu restoran Jepang yang terletak di MH. Thamrin. “Lo ada plan operasi siang, nggak?” Aku menggeleng seraya mengambil pouch dari dalam tas. “Kalau plan nggak ada. Ya, lo tahu sendiri kalau yang di luar plan gimana. Cuma hari ini gue dua kali praktek,” tambahku. “Ini bertiga aja?” “Pengennya ramean. Coba gue telpon Dokter Devni,” ujar Dokter Beki. “Gi, Rahma sama Kikan diajak sekalian. Saya lihat mereka off tadi. Kasihan mereka kemarin saya repotin. Udah shift malam paginya saya mintain tolong buat dampingi visite dari pagi sampai siang,” ujarku pada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN