Candralekha Aku memutuskan untuk mengajak Syfo bertemu malam ini. Ada banyak hal yang ingin aku bicarakan dengan dia. Aku juga kangen sama sahabatku itu. Dari sejak kami makan ramai-ramai di restoran hampir dua bulan yang lalu tidak pernah bertemu lagi dengan Syfo. Kami berdua sama-sama disibukkan oleh urusan masing-masing. “So… udah sejauh mana hubungan lo sama Bayu?” “Udah sejauh gue dikenalin ke keluarga besarnya dan juga anaknya.” “Wow! Gercep juga si Bayu. Anyway, anaknya itu di Jakarta juga? Atau di luar kota?” “Anaknya ikut nyokapnya yang udah nikah lagi dan tinggal di Semarang.” “Jadi lo ke Semarang? Sama Bayu?” “Menurut lo?” Syfo menyandarkan punggung ke kursi. “Gue nggak nyangka lo udah sejauh ini ternyata. Apa dia udah ngelamar lo?” “Sejauh ini belum sejauh it

