“Ada apa, nih?” tanya kakak panitia MPLS yang masih bertahan di sekretariat saat melihat kedatangan Lody dan temannya. “Sibuk gibahin senior bukannya dengerin orang lagi pidato,” balas kakak panitia yang menyeret keduanya ke sekretariat. “Seniornya ganteng, sih, Kak. Sayang banget kalo nggak dijadiin bahan ghibah,” timbrung cewek si biang onar. “Diam kamu!” bentak kakak panitia cewek yang menyeret mereka. “Sekarang hukuman kalian berdua tebak mana di antara lima kakak senior ini yang namanya Levi. Yang salah kena hukuman berikutnya. Yang benar bisa bebas dari hukuman selanjutnya.” Kakak senior yang menyeret Lody dan si biang onar meminta kelima temannya untuk berdiri berdampingan menghadap kedua junior yang dibawanya itu. “Kakak-kakak yang baik hati, sudikah kiranya mereka yang ber

